Ini Untung Rugi Menggunakan Pagar Baja Ringan yang Perlu Diketahui

Bosan dengan material pagar yang itu-itu saja? Jika iya, kamu bisa menggunakan pagar baja ringan ketika membangun sebuah hunian. Material ini memang sedang tren digunakan dalam dunia konstruksi.

Bukan hanya pagar, baja ringan bahkan digunakan untuk berbagai macam keperluan pembangunan, misalnya untuk membuat sebuah pintu garasi, talang air, kanopi, hingga rangka atap rumah.

Bahan baja ringan sendiri dianggap memiliki sejumlah kelebihan dibanding material lainnya. Kelebihan-kelebihan tersebut jugalah yang menjadi daya tarik orang-orang menggunakan material yang satu ini.

Lantas, apakah kamu berminat untuk membeli pagar baja ringan? Jika iya, pertimbangkan untung-rugi menggunakan pagar baja ringan berikut ini dulu, yuk!

Kelebihan dan Kekurangan Pagar Baja Ringan

Selayaknya material lain, pagar baja ringan memiliki kekurangan yang penting untuk dipertimbangkan. Jika kekurangan ini tak jadi masalah besar, maka kamu boleh menggunakan material tersebut.

Namun, sebelum kita membahas kekurangan dari penggunaan pagar baja ringan, ketahui dulu kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh material satu ini.

1. Bobotnya Ringan dan Mudah Diaplikasikan

Memiliki bobot hanya sekitar 9 kilogram per meter persegi, pagar baja ringan memang cocok disebut sebagai material yang ringkas. Selain itu, material ini juga sangat mudah untuk diaplikasikan.

Bobotnya yang ringan membuat pagar dari baja ringan cukup gampang untuk disambungkan. Oleh sebab itu, tak perlu waktu lama untuk mengaplikasikan material ini pada hunian kamu.

2. Tahan Cuaca Ekstrim dan Serangan Serangga

Meski berbobot ringan, namun daya tahan pagar baja ringan boleh diuji. Material ini terbilang cukup kuat dan tahan terhadap segala cuaca, apalagi jika dibandingkan dengan material kayu dan baja.

Material kayu sendiri terkenal mudah keropos dan rentan dimakan rayap. Sedang, baja tidak kuat menahan terpaan cuaca ekstrim, sehingga lama-kelamaan material ini jadi mudah berkarat.

3. Tidak Mudah Terbakar

Untuk segi keamanannya sendiri, pagar baja ringan terbilang cukup aman karena tidak mudah terbakar, apalagi jika dibandingkan dengan material kayu yang jelas-jelas sangat rentan tersulut api.

Kendati demikian, bukan berarti kamu bisa memposisikan pagar dari baja ringan di dekat instalasi listrik ya. Pasalnya, material ini diyakini dapat mengalirkan aliran listrik pada permukaannya.

4. Dapat Didaur Ulang

Jika ukuran baja ringan yang kamu pesan ternyata melebihi ukuran dari pagar rumah, jangan khawatir sebab material ini cukup mudah didaur ulang, atau dialihfungsikan untuk kebutuhan lainnya.

Bagaimana caranya? Kamu bisa melelehkan baja ringan tersebut dengan api. Namun, jangan coba mendaur ulang baja ringan sendirian ya. Serahkan urusan tersebut kepada tukang yang lebih ahli.

5. Menyerap Panas Matahari

Poin yang berikut ini bisa jadi kelebihan sekaligus kekurangan dari material baja. Pasalnya, jika kamu menggunakan pagar baja ringan, hal ini efektif untuk menyerap panasnya sengatan matahari dari luar.

Namun, apabila kamu menggunakan baja ringan sebagai material atap rumah, maka kondisi dalam rumahmu menjadi lebih panas karena material tersebut menyerap dan menyimpan panas matahari.

Nah, itu tadi sejumlah kelebihan atau keuntungan yang bisa didapatkan apabila menggunakan material pagar dari baja ringan. Agar lebih adil, berikut kekurangan pagar baja ringan yang harus diperhatikan.

1. Harganya Cukup Mahal

Bobot pagar baja ringan memang enteng, namun bobotnya tak seringan harganya. Sebab, materil yang satu ini terbilang cukup mahal jika dibandingkan material pagar pada umumnya.

Jika dihitung, harga per 6 centimeter baja ringan mulai dari Rp30 – 120 ribu-an, tergantung merk yang dipilih. Harga ini belum termasuk kelengkapan lain, seperti reng, kanal, sekrup, aluminium foil, dan lain-lain.

2. Ukuran Sudah Pasti dan Tidak Bisa Diubah

Kamu mungkin bisa meleburkan material pagar baja ringan menggunakan api, serta mendaur ulangnya. Namun, kamu tidak bisa memotong material tersebut sesuai dengan yang kamu butuhkan.

Ukuran baja ringan sendiri memang telah ditetapkan pada saat ia dibuat. Sehingga, untuk memesan ukuran pagar dari baja ringan sesuai yang kamu inginkan tentu membutuhkan waktu yang cukup lama.

3. Rentan Jadi Sasaran Kejahatan

Pagar baja ringan memang aman dari sulutan api, namun material ini sangat mudah disusupi maling karena memiliki rongga yang cukup lebar, apalagi jika pagar tersebut memiliki ukuran yang rendah.

Oleh sebab itu, buatlah model pagar yang tinggi hingga mampu membentengi rumah secara maksimal. Lupakan sejenak unsur estetika dan tampilannya, sebab fungsi pagar lebih penting untuk diutamakan.

4. Penghantar Listrik

Terakhir, kekurangan dari pagar baja ringan adalah material ini sangat mudah mengalirkan aliran listrik. Meski begitu, listrik yang dialirkan oleh baja ringan hanya terjadi apabila terkena secara langsung.

Oleh karenanya, waspadalah dalam meletakkan pagar dari besi baja ringan di rumahmu. Jauhkan pagar tersebut dari barang-barang yang dapat mengalirkan listrik langsung, seperti instalasi listrik rumah.

Sekarang kamu sudah paham ‘kan apa saja untung-rugi dari penggunaan pagar baja ringan. Setelah membaca ulasan di atas, apakah kamu masih berminat menggunakan material yang satu ini?

Untuk kamu yang ingin mengetahui informasi lebih banyak terkait dunia properti dan konstruksi terkini, jangan lupa akses laman blog dan panduan situs properti 99.co Indonesia ya.

Semoga bermanfaat!

Sumber

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp